Skip to content

and the question I hv to answer is wether or not I feel ready to channel my power directly into my desire. how ambiguous I am.

masa remaja adalah masa-masa yang aneh. saya belum menemukan passion saya yang sesungguhnya. selama ini saya hanya selalu sibuk dengan kegiatan yang menurut saya itu bermanfaat.

kapan seseorang bisa mulai fokus dan menemukan “siapa aku sebenarnya”?

kemarin saya ke jakarta.
lihat nikahan sepupu saya.
suci widya dan ardhie wiwoho.
acaranya digelar di balai kartini.
seru sekali.
tamunya banyak.
ada juga wakapolri, asti ananta dan cawagub DKI Jakarta.
orang-orang hebat semua.
menyenangkan bisa bergabung dengan mereka.
tertawa geli-geli gimana.
ada juga bule-bule barat dan bule-bule timur tengah.
acaranya sangat meriah.
gedungnya megah.
acaranya mewah.
semuanya serba wah.
iyet bustami juga sip ah.

tiga hari berturut-turut perut sy jadi kuburan ternak.
enak.
tapi sesuatu berdecak.

bosankah jadi orang kaya?
asyikkah terus menjadi yang pertama?
perjalanan ke sanalah yang paling menyenangkan.
kita usaha dan berupaya.
melihat jalanan sekitar yang tidak dirasa setelah sampai.

ah.. sudahlah..
saatnya seminggu penuh menjadi vegetarian.

Hari ini saya bolos sekolah karena ketiduran saat mengerjakan tugas Bahasa Indonesia tadi subuh dan paginya nggak bisa bangun. Sangat terlampau terlambat. Tugasnya pun belum selesai. Saya bolos hari ini, tapi TIDAK akan bolos belajar. Sesekali kalau memang perlu, saya berani bolos dari sekolah tapi sedikit pun tidak berani bolos dari ibu dan bapak saya. Tantangan kecil datang: menjadikan rumah lebih kondusif untuk belajar dari pada di sekolah. Idealnya saya memang harusnya lebih banyak bisa belajar mandiri karena gangguan dari luar cuma sedikit. Homeschooling…

sampai hari ini, aku sudah mengumpulkan 400 followers lebih buat akun @tweetpapertalk :) bahagianya. bisa berbagi dengan cara yang sederhana. hiyeah!! :D

akun ini kerjanya adalah ngetweet tentang masalah-masalah lingkungan. tujuannya supaya masyarakat menngerti betapa krusialnya masalah ini. ide ini adalah salah satu bentuk protes saya terhadap masyarakat yang kian lama semakin brutal. Perjalanan sekolah–rumah saya dekat, tapi selalu penuh dan disesakkan dengan jalanan dan bau knalpot. Belum lagi jalanan sangat kotor dengan banyak sekali sampah yang berserakan. Fuh.. Saya cuma sedikit berpikir tentang masa depan. Bagaimana anak saya hidup nanti kalau orang tuanya kayak kita yang brutal ini. Haduh….

Saya meyakini alam ini memiliki harmoninya sendiri yang sama sekali tidak bisa diusik oleh manusia. Coba baca Riwayat Tuan Daun :)

Baiklah.. semangat!

Teknologi adalah pilihan

Hari ini saya main di Omegle.com. Situs ini menyediakan layanan chatting. Lawan bicara kita dipilih secara acak oleh komputer dan siapa saja yang kebetulan cocok bisa ngobrol. Pam! Silakan lanjutkan sendiri.

Banyak ranjau? Iya.. namanya juga internet. *Huh?

Untunglah saya ini anak baik (halah) jadi hati-hati juga kalau milih. Menemukan teman yang cocok untuk diajak ngobrol di dunia daring cukup sulit. Saya pribadi pilih mereka yang 16-90. Kepada yang di atas batas umur belas, saya langsung cabut. Banyak dari mereka yang malah isengin anak kecil seperti saya *Halah*

Lucunya, setiap kali saya sebut asl: 16 f Indonesia, mereka pasti bilang “cool”. Katanya, mereka senang bicara dengan orang Indonesia *Bangga*. Bahasa Inggris kita katanya bagus loh! *Bangga*. Tapi… pengguna dengan Bahasa Inggris semerawut juga ada loh. Saya juga sering ketemu orang Indonesia. Malah ada yang mengumpat dengan Bahasa Indonesia, padahal belum bilang “hi” or another intermezzo. Stranger! Udah tau cetingan bebas. Szztt..

Saya juga sempat coba-coba sebut 16 f Bali. Jawaban mereka biasanya “It is beautiful country”. *Capyek deh!*

Saya di sana cari orang yang mau bicara tentang climatechange. Isu tersebut sudah mendunia (harusnya). Eh, ternyata banyak orang yang sama sekali nggak tau. Waduh! Dasar (nama negara disensor). Beberapa merespon dengan baik, malah ada yang ngasih saya banyak wejangan terkait lingkungan secara global. Wih, asyik.

Saya juga banyak tanya tentang Indonesia. Selain bilang “cool”, ada juga yang langsung memutuskan hubungan kami (halah).

Nyantol
Negara yang paling sering nyantol di omegle saya adalah Brazil dan India. Secara keseluruhan, Indian sudah OK punya loh Bahasa Inggrisnya.

Biasanya, percakapan dilanjutkan ke MSN. Webcam seru juga :D Liat-liat negara orang dari jendela mereka. Liat makanan dan kudapan mereka dan bertukar info tentang kebiasaan-kebiasaan unik mereka :D Ngobrol tentang Bollywood juga seru ternyata *nostalgia*. Langsung dari orangnya! :D

Btw, saya selalu sebut age 16yo. Padahal sy sudah 17yo :(
Bukan salah saya. Ini salah jari dan keyboard saya. *Szztt*

By the way, practicing English in omegle.com is nice :) You had better do this rather than open your boring packet book. Notabene: In this case, please be choosy guys! :D It’s fulfilled by the real stangers.

twitter facebook friendster my pulau koprol formspring blogdetik wordpress blogspot my space mim dan lain lain. Apakah di masa depan mereka akan terintegrasi menjadi satu akun tunggal?

Tuhan itu Maha Hebat. Dia bisa bikin saya kangen dengan hasil karya-Nya..

(Kadang) serem juga ada tol Cipularang. Makin berkembang kita, makin boros energi yang kita pakai. Duh. mak’e.. #Bandung-Jakarta

paperclip :: rencana besar saya yang disusun dengan kebodohan. sangat detail saya memikirkan rencana besar ini beserta konsep luar biasanya. ahem.. ternyata ada paperclip.com buatan luar negeri yang ternyata sudah keluar sedikit lebih awal dari saya. harusnya saya cari info dulu! uh! dunia ini memang lucu dan (kadang) menyebalkan.

saya dan adik kecil:: kalo udah besar mau jadi apa? - jadi orang - Oo, iya. terus, kerja apa - nggak mau kerja - loh? - saya mau bikin lapangan kerja - Oo!!